• (0295) 6980441
  • aksirembang.semenindonesia@gmail.com

Tenaga Vokasi Menyambut Tahun Investasi

Oleh: MOH SUGIHARIYADI S.Pd.I, MMDirektur Akademi Komunitas Semen Indonesia (AKSI) Rembang dan Sekretaris Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) Rembang

Sebutan Rembang Bangkit betul-betul mulai serentak dikawal secara serius. Bertempat di Gedung Lantai Empat Pemerintah Daerah Rembang melakukan tiga hal penting. Pertama, penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) antara Yayasan Semen Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Rembang terkait kerja sama penyelenggaraan Akademi Komunitas Semen Indonesia (AKSI) Rembang. Kedua, penandatanganan MOU Semen Indonesia Foundation dan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Rembang. Ketiga, penandatanganan MOU AKSI Rembang dengan anak perusahaan Semen Indonesia (PT. Kawasan Industri Gresik, PT. Cipta Nirmala, PT. United Tractor Semen Gresik).

Dalam kesempatan kali ini pihak Manajemen Semen Indonesia (SI) di wakili DR. Gatot Kustiyadji (Direktur Enjinering dan Proyek). MOU Yayasan Semen Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten tentang Kerjasama Penyelenggaraan Akademi Komunitas Semen Indonesia Rembang. Tidak hanya terjadi di Kabupaten Rembang, dua daerah lain juga melakukan hal serupa, yaitu Kabupaten Aceh dan Kupang. Keduanya sama-sama menggelar pendirian AKSI.

Pendirian AKSI Rembang merupakan manifestasi empat pilar gerakan Corporate Social Responsibility (CSR) Semen Indonesia. Terkait pelaksanaan operasional dibawah kendali manajemen Semen Indonesia Foundation (SMIF). Penanganan program CSR untuk konsentrasi peduli pendidikan sudah cukup banyak, mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, AKSI dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Untuk AKSI Rembang kali ini memfokuskan pada jurusan Vokasi. Alasan strategis jurusan vokasi menjadi perhatian, untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasar. Tiga jurusan AKSI Rembang yang bakal dipersiapkan. 1.Jurusan Automasi Perkantoran, 2.Jurusan Operasi Mesin. 3.Jurusan Perawatan Mesin.

AKSI Rembang kedepan akan dipersiapkan sebagai laboratorium besar, karena prakteknya memakai pabrik fasilitas PT. Semen Gresik di Rembang. Sebagai keseriusan diharapkan lulusan dari AKSI Rembang tidak hanya sebagai karyawan, namun pula harus menjadi personal yang mampu berwirausaha.

Sebagai kalimat pamungkas dalam sambutan Gatot berharap agar rekrutmen calon mahasiwa diharap memaksimalkan warga ring satu menjadi perhatian.

Turut hadir pada acara luar biasa ini, Bapak Abdul Hafidz selaku Bupati Rembang. Dalam sambutan, Hafidz mengatakan kehadiran AKSI Rembang dimaksudkan agar kualitas pendidikan di Rembang bisa meningkat secara signifikan.

Berhubung di Kota Garam sudah ada AKN, STIE YPPI, STAI AL Anwar. Bupati berharap agar kehadiran AKSI bisa bersinergi dan melakukan kegiatan pembelajaran secara bersama-sama.

Formasi jurusan AKSI Rembang kecenderungan mempersiapkan tenaga vokasi. Merupakan peluang strategis mengingat kebutuhan tenaga vokasi sangat tinggi. Karenanya untuk proses rekrutmen usahakan prioritas warga Rembang.

Gambaran strategis ini terangkum sangat jelas dalam desain investasi Rembang 2018. Plan tahapan investasi Rembang mendatang. Setelah Semen Indonesia Rembang operasional, akan menyusul investasi gas di daerah Sumber. Tak perlu berhenti sampai di investasi gas. Akan menyusul investasi pendirian pabrik sepatu dengan total kebutuhan tenaga kerja sekitar 20.000 karyawan.

Mendasar dari potret investasi Rembang 2018, hal yang tidak mungkin ditawar-tawar lagi ialah perlunya mempersiapkan tenaga vokasi lewat perguruan tinggi berbasis jurusan vokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *